Notasi Algoritma ada 3 yaitu :

1. Notasi Algoritmik , langkah algoritma dengan untaian kalimat deskriptif.

    contoh :

    ALGORITMA Euclidean
    {Diberikan dua buah bilangan bulat tak negatif m dan n (m lebih kecil atau tidak sama dengan n).
     Algoritma Euclidean mencari pembagi terbesar, gcd , dari kedua bilangan tsb,
     yaitu bilangan bulat positif terbesar yang habis membagi m dan n}
    1. Jika n = 0 maka
       m adalah jawabannya;
       stop.
       tetapi jika n tidak sama dengan 0,
       lanjutkan ke langkah 2.
    2. Bagilah m dengan n dan misalkan r adalah sisanya.
    3. ganti nilai m dengan nilai n dan nilai n dengan nilai r, lalu ulang kembali ke langkah 1.


    2. Notasi Menggunakan Bagan-Alir (Flowchart)

    euclidean-flowchart

    Ket : MOD = pembagi yang menghasilkan sisa, contoh 9 mod 2 = 1, kenapa ? karna 9 : 2 = 4, sisa 1

    3. Notasi Pseudo-Code

    Notasi ini yang mirip dengan notasi bahasa pemograman tingkat tinggi seperti Pascal

    PROGRAM Euclidean
    Program untuk mencari gcd dari dua buah bilangan bulat tak negatif
    m dan n (m lebih besar atau sama dengan n). gcd dari m dan n
    adalah bilangan bulat positif terbesar yang habis membagi m dan n.
    
    DEKLARASI
         m , n : integer             { bilangan bulat yang akan di cari pbt-nya}
         r       : integer             { sisa untuk hasil bagi }
    
    ALGORITMA
        read (m,n)                   { m => n}
        while n =/ 0 do             { =/ itu adalah tanda tidak sama dengan :) }
                r < --- m mod n     { hitung sisa hasil bagi}
                m <-- n
                n <-- r
        endwhile
         { kondisi selesai pengulangan : n = 0, maka gcd(m,n) = m}
    
       write (m)